A new novel from my favorite writer. SITTA KARINA. I’ve been waiting this book since last year when the excerpt was published. haha.
Seluas Langit Biru bercerita tentang seorang Hanafiah yang tomboi, Bianca. Gimana Bianca membiarkan cita-citanya hilang karena tiba-tiba dia dijodohin sama seorang work-a-holic bernama Sultan Syahrizki juga gimana dia harus mematikan cinta terlarangnya terhadap… Aozora -Sora- Syahrizki yang ngga lain adalah adik tiri Sultan. Sora selama ini selalu ngerasa jadi bayang-bayang Sultan, apalagi Sora ‘dipungut’ oleh Sultan setelah ayah mereka meninggal. Karena selalu merasa Ibu Sora adalah wanita yang merebut ayah darinya dan Ibu, Sultan selalu bertindak seenaknya. Menurutnya, tindakannya ‘memungut’ anak dari orang yang menghancurkan keluarganya sudah lebih dari cukup. Yah, Sora juga ngga bisa apa-apa selain menerima perlakuan Sultan sambil tetap mencari informasi soal ayah dan terutama ibunya.
Sora bertemu Bianca ngga sengaja di sebuah lounge besar di Jakarta. Saat itu Bianca sedang mabuk dan tertimpa kesulitan. Sora jatuh cinta pada gadis berparas latin tersebut dan bertanya-tanya apa yang menimpanya hingga gadis ini harus minum sebanyak ini. Jawabannya diketahui Sora tak lama kemudian setelah mengetahui bahwa Bianca adalah tunangan Sultan. Namun sekali ini, Sora ngga akan mengalah dan melepaskan mutiara hitamnya.
Ceritanya bagus dan masih tetap sama ky cerita-cerita Sitta yang lain. Karakter tiap tokoh tergambar secara sempurna, ide cerita yang bikin kita bermimpi pengen mencapai hal yang sama, ataupun gaya penceritaan yang bebas dan mengalir. Walaupun ngga sebagus ‘Pesan dari Bintang’, tapi Seluas Langit Biru tetap menghibur dan wajib baca kok. Satu yang menurut gw kurang di cerita ini adalah setting waktu di cerita ini, kadang jadi ky tumpang tindih sama cerita Sitta yang lain. Sekali waktu gw akan berpikir Inez udah melahirkan, atau gw masih bingung sampe sekarang Diaz sm Sisy itu udah nikah ato belom. Dan yang paling penting, kejadian di buku ini terjadi berapa lama setelah Diaz dan San Fransisconya sih? Itu menurut gw yang kurang dari novel ini.
But still, it’s good to read.
salam kenal dari: http://simpanglima.wordpress.com/
salam kenal jg yaaaa.. keep read this page yaaa.. thanks!!
Ratih…ini bener dirimu kan yah?Hahaha.Tiba2 kesasar kesini ;p
Dian jg br baca buku Seluas Langit Biru.Hampir sama tih.Gak sebagus Pesan dari Bintang. Setting waktu yg emang gak jelas.Tapi Dian suka bagian waktu Kakek Mikage ngomong tentang langit biru ke Sora.Bagus.
yan, ini beneran Ratih kooo.. hehhehehe iya2, setting waktunya agak membingungkan yaa.. sebenernya banyak bagian yang bagus sih, tapi Ratih juga paling suka bagian yang Sora ke Jepaaang. Huaaaa pengen ksanaaaa.. hehe rajin2 mengunjungi blogku ya buuu.. jangan lupa kasih komen!
Hai.. Lam knal y bwt smw yg sk jg bc nvel.. Terutama nvelna ka sitta.. Seluas langit biru.. Critana gemesin abis.. N ga sbar bc endingnya.. Untgna happy ending..